Rapat Koordinasi perdana Forkompimcam (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) Prambanan untuk Tahun 2020 dilaksanakan pada hari Selasa 14 Januari 2020 pukul 09.00 wib di Aula Budi Pekerti Kecamatan Prambanan yang dihadiri oleh Muspika (Camat, Danramil, Kapolsek), Kepala Instansi Tingkat Kecamatan, Seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Prambanan, Kepala Sekolah dan BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) Yogyakarta yang diundang untuk memberikan materi tambahan terkait Candi dan Situs Budaya di Kecamatan Prambanan.
Dalam Kesempatan itu Camat Prambanan Bpk. Drs. Rasyid Ratnadi Sosiawan, M.Si menyampaikan beberapa hal terkait kondisi terkini di Kecamatan Prambanan yang meliputi:
- Terkait dengan Musim Pancaroba agar kita harus hati-hati dan mewaspai dengan adanya musim peralihan dan sekarang sudah memasuki musim penghujan kita harus mewaspadai endemik penyakit seperti DBD (Demam Berdarah Dengue), Leptospirosis yang terjadi ketika luka terbuka terinfeksi urine tikus yang terinfeksi, maka leptospirosis bisa jadi risiko korban nyawa di wilayah kita untuk itu, agar kita menyiapkan relawan untuk dioptimalkan dan Kepala Desa tanggap akan bencana dan mengantisipasi adanya tanah longsor dan pohon roboh di wilayah masing-masing dan penggiatan kader kesehatan untuk antispasi penyakit diatas.
- Maraknya Klithih di wilayah Yogyakarta agar kita tanggap akan generasi muda di wilayah Prambanan tidak terlibat dalam klithih dan untuk itu agar diantispasi oleh Kepala Desa, Kepala Sekolah dan Pihak Keamanan agar tidak terjadi klithih dan hal-hal negatif yang merugikan putra-putri dan masyarakat kita.
- Agar Kepala desa dapat mengawal kegiatan pada tahun 2020 di wilayah masing-masing terkait dengan adanya program pembangunan pengaspalan jalan dan pembebasan lahan untuk kepentinngan umum baik untuk jalan dan TPU (makam) yang akan dilaksanaka pada taunn 2020 ini agar dapat berjalan dengan lancar dan aman.
- Ucapan Terima Kasih kepada pemerintah desa dan masyarakat yang terdampak dengan kekeringan masih bisa menjaga suasana tetap kondusif dan kepada seluruh donatur yang telah memberikan bantuan guna keperluan pembangunan sumur bor di Lemahbang Desa Gayamharjo.
Pada kesempatan itu dihadirkan narasumber dari BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) yogyakarta yang menyampaikan beberapa hal :
- Banyak Candi dan Situs di wilayah Kecamatan Prambanan dan masih banyak yang belum tergali di wilayah masyarakat kita.
- Prambanan menurut histori merupakan Pusat Kota Mataram Kuno hal ini didasarkan banyaknya temuan Candi dan Situs yang ditemukan bahkan Candi-candi tersebut berbeda bentuk dan pengunaannya, ada Candi Siwa, Brahma dll yang menunjukkan bahwa Prambanan dulu tidak hanya satu jenis agama/kepercayaan yang dianut masyarakat di Prambanan tetapi beragam.
- Kegiatan BPCB Yogyakarta untuk masyarakat dengan melaksanakan agenda Pekan Kebudayaan Nasional yang diikuti oleh seluruh budayawan nasional dan lomba-lomba permainan tradisional yang dikususkan bagi putra-putri usia pelajar untuk pelestarian budaya masyarakat dan mencintai budaya sendiri sejak dini.
Peserta Rakord Frokompimcam