Suasana khidmat menyelimuti halaman Kapanewon Prambanan dalam Upacara Bendera memperingati Hari Kartini ke-147 sekaligus Hari Otonomi Daerah ke-30. Upacara yang mempertemukan semangat perjuangan perempuan dan penguatan tata kelola daerah ini dihadiri oleh jajaran lintas instansi se-Kapanewon Prambanan.

Ada yang istimewa dalam pelaksanaan upacara kali ini. Petugas upacara sepenuhnya dipercayakan kepada Pamong Kalurahan Sumberharjo yang berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kalurahan Sumberharjo. Kedisiplinan dan kesiapan para petugas dari tingkat kalurahan ini menuai apresiasi karena berhasil menjalankan tugas dengan baik.
Upacara ini diikuti oleh seluruh karyawan dan karyawati di Kapanewon Prambanan termasuk PLKB, Pendamping PKH, BUMKALMA, Danramil Prambanan, Polsek Prambanan, Kepala Puskesmas Prambanan, PKK se Kapanewon Prambanan, Lurah se-Kapanewon Prambanan, serta Pamong dari masing-masing Kalurahan.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Panewu Prambanan, Ibu Purwati, S.H., M.M., memimpin jalannya upacara dengan penuh wibawa. Dalam kesempatan tersebut, beliau membacakan amanat tertulis dari Bupati Sleman.

“Peringatan Hari Kartini setiap tanggal 21 April, merupakan salah bentuk penghormatan atas perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan emansipasi dan kesetaraan perempuan di Indonesia. Semangat Kartini adalah semangat keberanian untuk berpikir maju, keberanian untuk keluar dari keterbatasan, serta keberanian untuk mengambil peran dalam perubahan social. Sejalan dengan Semangat Otonomi Daerah Otonomi memberikan konsekuensi tidak sekadar menjalankan kewenangan administratif semata, tetapi otonomi daerah diharapkan dapat menghadirkan kepemimpinan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil”.

Melalui peringatan ini, diharapkan sinergi antara Kapanewon, Kalurahan, hingga PKK se-Kapanewon Prambanan semakin solid demi mewujudkan Prambanan yang lebih maju dan sejahtera.
