PERTANDINGAN CATUR PERSAHABATAN ZONA SLEMAN TIMUR DI KAPANEWON PRAMBANAN

Suasana penuh konsentrasi dan keakraban menyelimuti Aula Budi Pekerti Kapanewon Prambanan pada akhir pekan ini. Sebanyak puluhan pecatur terbaik dari berbagai padukuhan di zona Sleman Timur berkumpul untuk mengikuti Pertandingan Catur Persahabatan Zona Sleman Timur. Kegiatan ini bertujuan utama untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama penggemar catur, sekaligus menjadi ajang pemanasan dan evaluasi kemampuan sebelum mengikuti kompetisi resmi yang lebih besar.

“Filosofi catur bukan hanya soal menang dan kalah, tapi bagaimana kita membangun strategi dan membaca langkah lawan. Hari ini, yang utama adalah persahabatan dan kebersamaan,” ujar, salah satu koordinator acara. Pertandingan persahabatan ini menggunakan sistem setengah kompetisi dengan waktu berpikir terbatas, yang menuntut para peserta untuk cepat mengambil keputusan. Sejak babak awal, persaingan sudah terasa sengit. Beberapa kejutan pun terjadi, di mana pecatur-pecatur muda berbakat mampu menahan imbang pemain senior yang telah memiliki banyak pengalaman.

Meskipun bersifat persahabatan, panitia tetap menyediakan doorprize menarik untuk beberapa kategori, termasuk Pemain Terbaik, Pemain Favorit, dan Pemain Paling. Hal ini menambah semangat para peserta sepanjang jalannya pertandingan.

Acara ditutup dengan sesi diskusi dan ramah tamah, di mana para pecatur saling bertukar ilmu dan strategi. Kesuksesan acara ini diharapkan dapat memicu penyelenggaraan kegiatan serupa secara rutin dan menjadi indikator bahwa olahraga catur di Sleman Timur memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet berprestasi.

“Semoga dari Kapanewon Prambanan ini, lahir juara-juara catur yang bisa mengharumkan nama Sleman dan Daerah Istimewa Yogyakarta di kancah nasional,” tutup Kepala Jawatan Sosial, Bapak Andi Kurniawan, S. P dalam sambutannya saat menutup acara.