Kapanewon Prambanan kembali menjadi tuan rumah dalam agenda rutin bulanan Paguyuban Panewu se-Kabupaten Sleman. Pertemuan yang digelar di Aula Budi Pekerti Kapanewon Prambanan ini dihadiri oleh seluruh Panewu se-Kabupaten Sleman, serta Bupati Sleman Bapak H. Harda Kiswaya, S.E., M.Si dan jajaran pejabat terkait. Acara ini menjadi wadah penting untuk menjalin komunikasi dan sinergitas kerja antara para pemimpin wilayah dan Pemerintah Kabupaten.

Dalam sambutannya, Bapak H. Harda Kiswaya, S.E., M.Si menekankan pentingnya peran Panewu sebagai garda terdepan pelayanan publik, terutama dalam menyikapi hal-hal di wilayah, seperti pemanfaatan tanah kas desa, infrastruktur jalan dan embung di Kabupaten Sleman, memperkuat sinergitas antar kapanewon, penetapan status jalan kabupaten dan kalurahan yang ditetapkan oleh keputusan Bupati Sleman, penyelarasan program kegiatan di wilayah dalam rangka menindak lanjuti efisiensi anggaran, peran panewu dalam pengendalian pembangunan di wilayah masing-masing. Suasana pertemuan yang serius namun hangat semakin meriah di penghujung acara.


Sebagai bentuk dukungan dan kemitraan, Bank BPD DIY Sleman turut berpartisipasi dengan menyediakan hadiah istimewa. Para peserta Paguyuban Panewu berkesempatan mendapatkan doorprize berupa barang-barang elektronik yang diserahkan langsung oleh perwakilan Bank BPD DIY Sleman. Pembagian doorprize ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga simbol apresiasi atas kinerja para Panewu.

Panewu Prambanan, Ibu Purwati S.H., M.M, menyampaikan terima kasih atas kehadiran semua pihak dan berharap sinergi yang terjalin dapat terus mempercepat pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Sleman.
Acara kemudian ditutup dengan sesi pembagian souvenir bagi seluruh Panewu se-Kabupaten Sleman. Souvenir tersebut bukan sekadar kenang-kenangan, melainkan perwujudan nyata dukungan terhadap perekonomian lokal. Setiap paket souvenir berisi hasil produk-produk unggulan UMKM Prambanan, serta hasil bumi berupa sayur-mayur segar yang ditanam oleh petani lokal Prambanan.