GELAR BUDAYA KAPANEWON PRAMBANAN, LESTARIKAN TRADISI DAN BANGKITKAN EKONOMI

Ratusan warga memadati halaman Kantor Kapanewon Prambanan pada hari Rabu, 27 Agustus 2025, menyaksikan kemeriahan Gelar Budaya Kapanewon Prambanan. Acara tahunan ini kembali diselenggarakan dengan tujuan utama melestarikan seni dan budaya tradisional sekaligus membangkitkan sektor ekonomi kreatif di wilayah Kapanewon Prambanan.

Acara dibuka dengan Senam Lansia. Mereka terlihat kompak dan penuh energi mengikuti Senam Lansia yang dipandu oleh instruktur profesional. Gerakan senam yang disesuaikan dengan kondisi fisik lansia tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menjadi momen untuk bersosialisasi dan mempererat persahabatan. Antusiasme para lansia menunjukkan bahwa semangat untuk tetap bugar dan aktif tidak pernah luntur.

Setelah senam lansia dilanjutkan dengan pembagian doorprize yang sudah disedikan Kapanewon Prambanan dan dilanjutkan penampilan tari-tarian tradisional yang memukau dari berbagai sanggar seni. Sebanyak 6 kalurahan di Kapanewon Prambanan turut berpartisipasi, menampilkan keunikan budaya mereka masing-masing. Selain pertunjukan Seni Dolanan Anak , Gelar Budaya ini juga menjadi ajang promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pembagian doorprize 

Penampilan Dolanan Anak dari 6 Kalurahan di Kapanewon Prambanan

Panewu Prambanan, Ibu Purwati, S.H., M.M, dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi lokal. “Kami berharap, melalui acara ini, produk-produk UMKM kami semakin dikenal luas dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Puncak acara ditandai dengan Pengumuman lomba dolanan anak dari berbagai kalurahan dan Penampilan Pentas Seni Jathilan dari Kalurahan Sambirejo, sebuah tarian kuda lumping tradisional yang dikenal dengan gerakannya yang dinamis dan mistis. Ratusan penonton memadati area panggung, terpukau menyaksikan para penari yang begitu lincah dan bersemangat. Musik gamelan yang mengiringi menambah suasana semakin meriah. Penampilan ini membuktikan bahwa kesenian tradisional seperti Jathilan masih memiliki tempat di hati masyarakat dan terus dilestarikan oleh generasi muda.

Pengumuman Lomba Dolanan Anak 

Penampilan Pentas Seni Jathilan dari Kalurahan Sambirejo 

Gelar Budaya Kapanewon Prambanan ditutup dengan sesi foto bersama. Acara ini berhasil menciptakan suasana kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa tradisi dapat hidup berdampingan dengan perkembangan zaman.