Peran serta masyarakat sangat diperlukan dalam melaksanakan Program Kampung Hijau. Melalui sosoialisasi yang berkesinambungan harapannya masyarakat memahami serta ikut serta berperan aktif dalam evaluasi program kampung hijau. Pelaksanaan Sosialisasi Program Kampung Hijau berlangsung di Rumah Dukuh Kalinongko Lor, Kalurahan Gayamharjo.
Sosialisasi Program Kampung Hijau dihadiri Eni Yuliani, SE, M.Si dari DLH Kabupaten Sleman, Plt. Panewu Prambanan Tri Akhmeriyadi, SP., M.Si, Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Prambanan, Jawatan Kemakmuran Kapanewon Prambanan, Carik Gayamharjo, Kamituwo Gayamharjo, Ulu ulu Gayamharjo, Warga Masyarakat dan Tokoh Masyarakat.
Eni Yuliani SE, M.Si Kepala Bidang Pengendalian Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman menjelaskan bahwa Sosialisasi Program Kampung Hijau telah dimulai sejak Januari 2024 lalu. Sampai saat ini sosialisasi Program Kampung Hijau telah dilakukan di enam kapanewon. Para pesertanya meliputi perangkat kapanewon dan kalurahan, serta para warga. Eni Yuliani menjelaskan ada lima aspek yang ditekankan dalam evaluasi atau indikator penilaian program Kampung Hijau.
“Aspek tersebut mencakup pengelolaan sampah, pemanfaatan ruang terbuka hijau, peran serta masyarakat, sanitasi dan upaya konservasi perlindungan sumber mata air,” jelasnya.
Tujuan program Kampung Hijau adalah untuk melestarikan lingkungan, meningkatkan kualitas hidup dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan serta bertujuan untuk membantu masyarakat yang hidup di permukiman kumuh untuk menciptakan keadaan lingkungan yang sehat, bersih, dan nyaman.
Selain bermanfaat membuat lingkungan lebih bersih dan asri kegiatan program kampung hijau juga menambah passive income masyarakat. Program kampung hijau yang telah diselesaikan bersama masyarakat diharapkan tetap berjalan meskipun mahasiswa sudah ditarik kembali ke kampus meskipun kegiatan tersebut dilakukan secara mandiri maupun berkelompok dengan sistem kolektif dengan RT setempat. Keberhasilan dan kelancaran program desa hijau tidak jauh dari campur tangan dan keterlibatan masyarakat dan pejabat setempat.
